4 Cara Berternak Ayam Agar Terhindar dari Penyakit Berbahaya

Cara Berternak Ayam
Cara Berternak Ayam

Semakin tingginya permintaan daging ayam membuat masyarakat mulai melirik bisnis ayam ini. Tidak hanya sekadar ternak saja, namun disertai dengan bisnis pemotongan ayam dan lain-lain. Lihat saja pada momen tertentu, harga ayam akan menjadi naik berkali-kali lipat dan saat itulah peternak ayam akan memperoleh keuntungan. Tidak hanya dagingnya saja yang laku dijual, telur maupun bulu ayam bisa laku dijual. Hampir tidak ada bagian ayam yang terbuang sia-sia. Jika tanaman, ayam ini mirip sekali dengan pohon nyiur yang setiap bagiannya bisa dimanfaatkan. Meski menguntungkan, ternyata beternak ayam tidak semudah membalik telapak tangan. Agar tidak menuai kegagalan, simak beberapa informasi tentang cara berternak ayam  yang penting untuk diperhatikan berikut ini:

Baca juga : Bisnis Ayam Kampung Membawa Keuntungan Tinggi

Pentingnya Ayam Berkualitas Tinggi

Sebelum mengetahui beberapa informasi tentang beternak ayam, ada baiknya Anda tahu mengapa ayam berkualitas tinggi itu penting. Ayam adalah sumber lemak dan protein yang baik untuk tubuh. Agar lemak dan protein di dalam tubuh terpenuhi maka masyarakat harus mengonsumsi daging ayam yang berkualitas. Daging ayam yang berkualitas adalah daging ayam yang segar, disembelih ketika masih hidup, tidak berbau busuk dan dipelihara oleh peternak yang berpengalaman. Di sini peternak berperan penting dalam menghasilkan ayam yang berkualitas dikarenakan dari tangan peternak inilah kualitas ayamnya akan terbentuk.

Peternak ayam yang berpengalaman dan ahli di bidang ternak ayam dia akan memelihara ayamnya dengan baik sehingga masyarakat yang mengonsumsi daging ayam unggas tersebut akan mendapatkan manfaat dari daging ayam yang dikonsumsinya. Manfaat lemak adalah digunakan sebagai cadangan makanan. Ketika asupan karbohidrat tidak tercukupi maka tubuh akan mengubah lemak ini sebagai energi. Sedangkan protein hewani pada daging ayam berfungsi sebagai zat pertumbuhan khususnya untuk anak-anak, zat pengganti sel-sel yang rusak dan masih banyak lagi lainnya.

Menghindari Penyakit Ayam

Setelah Anda mengetahui betapa pentingnya ayam berkualitas tinggi itu kini Anda harus tahu bagaimana cara berternak ayam agar berkualitas tinggi. Salah satu caranya adalah menghindari penyakit ayam yang bisa menyerang ayam tersebut. Berikut ini adalah cara berternak ayam agar terhindar dari berbagai macam penyakit:

Baca juga : Kualitas Telur Ayam Semakin Baik dari Tahun ke Tahun

Gunakan Abu Sisa Pembakaran

Agar terhindar dari penyakit, Anda bisa meletakkan abu di bawah kandang ayam. Fungsi abu itu adalah digunakan sebagai penyerap air dan kotoran ayam. Cara ini bisa Anda lakukan untuk menghindari virus atau bakteri yang bisa saja muncul dari kandang ayam.

Pergantian Udara Lancar

Hindari beternak ayam di kandang yang lembap dan pengap. Ayam tidak suka tinggal di kandang yang lembap dan pengap, untuk menghindari hal tersebut Anda bisa membuat kandang yang memiliki pergantian udara yang lancar. Sirkulasi udara yang lancar membuat ayam lebih sehat dan meningkatkan nafsu makan ayam.

Mengganti Minuman Sesering Mungkin

Jika Anda tidak sering mengganti minuman ayam, air dalam tempat minuman tersebut rentan kotor dan bahkan bisa menjadi sarang nyamuk. Jika sampai ayam meminum air yang kotor hal tersebut bisa menyebabkan ayam mengalami masalah pada pencernaannya. Gantilah minuman ayam minimal dua kali sehari.

Memisahkan Ayam Sakit dan Sehat

Agar bisa menghasilkan daging unggas yang berkualitas, ayam yang Anda pelihara harus dalam kondisi sehat. Supaya ayam selalu sehat Anda harus bisa memisahkan ayam yang sehat dengan yang sakit. Ayam sakit akan mudah sekali menular sehingga harus dipisahkan dari ayam yang sehat.

Baca juga :Ternak Ayam Potong Agar Mendapatkan Daging Berkualitas

Penyakit ayam bisa menyebabkan kematian dan dagingnya menjadi tidak berkualitas. Agar menghasilkan ayam yang berkualitas ketika ternak ayam minimalkan dari beberapa penyakit dengan tindakan preventif seperti yang sudah dijelaskan di atas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *