Bagaimana Cara Mengolah Potongan Karkas Ayam yang Sehat?

Mengolah Potongan Karkas Ayam
Mengolah Potongan Karkas Ayam

Sebelum mendapatkan karkas ayam dengan kualitas baik, ada baiknya para peternak bisa lebih mengenal lebih dulu kerangka tubuh ayam. Dengan mengetahui cara mengolah potongan karkas ayam, ini akan mempercepat proses pemotongan dan akan didapat bentuk potongan yang tepat. Daging pada karkas ayam pun bisa didapatkan semuanya dan tidak ada yang terbuang.

Mengolah potongan karkas ayam secara umum dibagi menjadi bermacam-macam potongan seperti berikut ini:

  1. Wing
  2. Supreme
  3. Leg
  4. Thigh
  5. Breast
  6. Drumstick
  7. Meat attached

Chicken leg atau potongan karkas ayam bagian kaki biasanya dipotong menjadi 4 bagian untuk diolah dengan cara ditim atau casseroles. Sedangkan bagian drumstick atau paha bawah paling cocok untuk diolah menjadi masakan cepat saji atau fast food dan ayam bakar. Untuk paha atas atau thigh biasanya diolah dengan menggunakan cairan seperti stuffing dan braising. Untuk bagian potongan karkas ayam bagian dada dan sayap biasanya dipakai untuk olahan casseroles, stewing, dan roasting.

Baca juga : Cara Menyimpan Telur Ayam Setelah Keluar dari Kandang

Daging karkas ayam yang baik juga mempunyai ciri-ciri yang perlu diperhatikan dalam memilih potongan karkas ayam. sebaiknya pilih karkas ayam dari ayam yang baru saja dipotong dan dibersihkan bulu dan jeroannya karena potongan karkas ayam tersebut masih segar. Karkas ayam yang baik juga bisa dilihat dari kulitnya yang licin, mulus, dan tanpa memar. Mengolah potongan karkas ayam yang bisa dicek saat memastikan karkas ayam baik atau tidak adalah potongan kaki. Karkas ayam yang masih segar memiliki sisi kaki yang lunak saat dipegang.

Potongan karkas ayam yang seringkali diolah menjadi bahan makanan adalah bagian dada dan paha. Potongan karkas ayam bagian dada memang lebih banyak mengandung daging dibanding dengan bagian paha. Daging dada ayam memiliki serat daging yang lebih banyak dan lebih kering, sedangkan potongan karkas ayam bagian paha lebih gurih. Kedua potongan karkas ayam favorit ini mempunyai kandungan gizi yang berbeda pula satu sama lainnya.

Baca juga : Cara Membedakan Daging Ternak Ayam Broiler Terbaik

Daging ayam yang menjadi salah satu sumber protein hewani mengandung banyak protein di bagian dada dibanding bagian paha. Untuk kandungan karbohidrat dan kalorinya bisa bertambah sesuai dengan tambahan bumbu saat mengolah daging ayam menjadi masakan seperti tambahan bumbu barbeque, bumbu madu, dan lapisan tepung. Potongan karkas ayam bagian paha memiliki lemak yang lebih banyak dibanding dada. Jika ingin mengurangi kandungan lemak sebaiknya buang kulit ayam saat akan diolah menjadi masakan. Kandungan lain yang lebih banyak terdapat pada paha ayam adalah kandungan zat besi.

Cara mengolah ayam memang sebaiknya dikukus atau direbus dengan olahan bumbu yang tidak menambah kolesterol dan lemak. Ayam akan lebih sehat dan nutrisi pada daging ayam akan semakin sempurna didapat oleh tubuh jika mengonsumsi olahan potongan karkas ayam dengan cara seperti ini. Sebisa mungkin hindari mengolah ayam dengan cara digoreng apalagi dengan tambahan lapisan tepung renyah dan garing karena olahan ayam yang seperti itu akan menambah kolesterol jahat dan lemak pada daging ayam yang dikonsumsi.

Baca juga : Mengapa Manajemen Pemeliharaan Ayam Layer Itu Penting?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *