Perbedaan Ayam Ras dan Ayam Buras Dalam Dunia Usaha

ayam kampung dan ras

Dalam usaha ternak ayam dikenal berbagai jenis istilah ayam, mulai dari ayam ras dan ayam bukan ras (buras), ayam aduan, hingga ayam hias. Pengelompokan jenis – jenis ayam ini karena adanya beberapa perbedaan. Perbedaan ayam ras dan ayam buras dalam dunia usaha diantaranya adalah :

Perbedaan Jenisnya

Ayam ras, biasa pula disebut dengan ayam negeri, memiliki 2 kelompok besar, yaitu ayam ras pedaging (ayam broiler) dan ayam petelur (ayam leghorn). Kedua jenis ayam rasi ini biasanya dibudidayakan oleh pengusaha ternak ayam yang besar dan memiliki skala usaha dan pangsa pasar yang luas. Sementara jenis ayam yang digolongkan dalam ayam buras (bukan ras) jenisnya lebih banyak lagi. Anda mungkin mengenal ayam Jawa sebagai ayam buras. Tetapi ada beberapa jenis ayam lain yang juga digolongkan sebagai ayam buras seperti Ayam Kedu, Ayam Sumatera, Ayam Lampung, Ayam Pelung, Ayam Arab dan Ayam Bangkok.

Perbedaan tujuan pemeliharaan

Perbedaan lain dari ayam ras dan ayam buras adalah terkait tujuan pemeliharaannya. Ayam ras pedaging (broiler) tentu saja dibudidayakan untuk tujuan diambil dagingnya untuk dijual, dan ayam petelur untuk dijual telurnya. Pengusaha ternak ayam yang membudidayakan ayam buras juga memiliki tujuan untuk menjual daging dan telurnya. Nilai gizi daging ayam buras dan telurnya tidak kalah dengan yang dimiliki ayam ras. Ada beberapa orang pula yang lebih menyukai daging ayam buras atau ayam kampung karena memiliki tekstur yang lebih padat, kenyal dan memiliki rasa yang lebih gurih dibandingkan dengan ayam ras.

Makanan dan cara pemeliharaan

Perbedaan antara kedua jenis ayam ini juga ada pada makanan dan cara pemeliharaan usaha ternak ayam. Ayam ras biasanya dipelihara pada kandang – kandang yang sudah tersusun sedemikian rupa dan biasa diberikan makanan buatan yang merupakan hasil produksi pabrik untuk menjamin ayam berkembang dengan baik dan memiliki bobot tinggi pada waktu pemanenan dan produktif menghasilkan telur pada ayam petelur. Sementara cara pemeliharaan pada ayam buras sedikit berbeda. Cara pemeliharaan ayam buras biasanya dipelihara pada kandang ayam yang memiliki halaman kosong. Pada pagi hingga sore ayam dilepas begitu saja di halaman sehingga bebas mengais – ngais makanan atau rumput di tanah, dan sore hingga malam baru ditempatkan di kandang. Untuk makanannya, Anda dapat memberikan makanan apa saja, termasuk sisa makanan Anda. Pakan yang biasa diberikan untuk ayam buras diantaranya adalah biji jagung, dedak halus, potongan kangkung hingga potongan daun pepaya. Anda dapat pula menambahkan pakan buatan pabrik sebagai makanan tambahannya.

Perbedaan harga jual

Usaha ternak ayam ras dan buras juga memiliki perbedaan pada harga jualnya. Ayam buras umumnya memiliki harga jual yang lebih mahal. Untuk harga telur, telur ayam buras juga relatif lebih mahal dari telur ayam negeri.

Ayam buras dapat dipelihara di halaman sempit

Ayam buras juga relatif lebih mudah dipelihara, meskipun Anda hanya memiliki lahan sempit. Anda dapat memanfaatkan halaman kosong di belakang rumah untuk ternak ayam buras. Yang perlu diperhatikan saat memelihara di lahan / halaman yang sempit adalah kebersihan kandangnya. Karena letaknya yang berdekatan dengan rumah dan pemukiman tetangga, untuk kenyamanan tentu Anda harus menjaga kebersihan kandang ayam peliharaan Anda dengan rajin membersihkan kotoran ayam agar tidak menimbulkan bau tidak sedap.

Baca juga : 5 sifat ayam broiler yang perlu diperhatikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *