Ternak Ayam Kampung Yang Berkualitas dan Sehat

Ternak Ayam Kampung

Ternak Ayam Kampung
Ternak Ayam Kampung

Tidak dapat dipungkiri bahwa cara ternak ayam kampung memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kualitas ayam kampung yang dihasilkan. Cara ternak ayam kampung yang baik adalah dengan memenuhi berbagai aspek seperti kualitas pakan, sanitasi, kandang, pencegahan terhadap berbagai penyakit, dan lain sebagainya.

Ternak ayam kampung tidak dapat dibilang mudah , tetapi juga tidak dapat dibilang sulit. Meskipun demikian, beberapa peternak mengatakan bahwa ternak ayam kampung dinilai cukup mudah karena ayam kampung memiliki daya tahan tubuh yang cenderung kuat dan tidak mudah terserang penyakit. Sama dengan halnya beternak selain ayam kampung, penyakit adalah hal yang harus diwaspadai dan sebisa mungkin dilakukan pencegahan. Bagaimana mengetahui bahwa ternak ayam kampung yang kita lakukan menghasilkan ayam kampung yang sehat? Ayam kampung yang sehat dapat dilihat dari ciri-ciri fisiknya. Berikut beberapa ciri fisik ternak ayam kampung yang sehat yang dapat dilihat secara kasat mata:

Jengger

Dengan cara ternak ayam kampung yang benar dan sesuai, akan dihasilkan kualitas ayam yang baik. Ayam kampung yang sehat memiliki jengger ayam yang berwarna merah cerah, tegak, dan tidak terkulai atau berwarna pucat. Selain jengger, pial atau kelepak di bawah kepala ayam kampung yang sehat umumnya berwaran cerah dan tidak memiliki noda kehijauan atau kebiruan.

Kepala

Selain dapat dilihat dari jengger, ternak ayam kampung yang menghasilkan ayam sehat dapat dilihat dari kondisi kepalanya. Kepala dan leher ayam kampung yang sehat selalu dalam keadaan tegak sempurna. Dikatakan tegak sempurna apabila kepala dan leher ayam tidak melulu disusupkan ke balik sayap ayam atau terlihat seperti kejang-kejang.

Baca Juga : Peluang Bisnis Ternak Ayam Yang Menguntungkan

Mata

Mata ayam kampung yang sehat akan terlihat bulat penuh, jernih, dan tidak terdapat benjolan atau koreng di sekitar area mata. Selain itu, mata yang sehat tidak akan terlihat berwarna putih atau merah dan ketika leher ayam dipegang (dengan catatan tidak dipegang terlalu keras), matanya tidak akan menutup.

Bulu Ayam

Ternak ayam kampung sehat akan menghasilkan ayam kampung dengan bulu yang tebal, rapi, dan tidak terjadi kerontokan di sana-sini. Meskipun demikian, bulu ayam tidak dapat dijadikan patokan apakah ayam tersebut sehat atau tidak, karena bulu ayam yang tidak nampak baik bisa saja terjadi dikarenakan faktor pakan yang kurang baik meskipun kondisi ayam sehat.

Selain beberapa contoh yang disebutkan di atas, ternak ayam kampung yang sehat dapat dilihat dari perilaku ayam kampung pada saat di kandang bersama ternak ayam lainnya. Ayam kampung yang sehat akan dengan aktif beraktivitas dan berbunyi serta saling berebut makanan dengan ayam-ayam lain yang ada di kandang seolah-olah ingin mengambil jatah pakan paling banyak dari yang lainnya. Ayam kampung yang sehat juga gemar berkumpul dan beraktivitas dengan ayam-ayam lain (tidak suka menyendiri) dan menunjukkan perilaku aneh seperti mematuk-matuk kandang. Tak hanya itu, ternak ayam kampung yang sehat juga dapat dilihat dari perilakunya saat diberi pakan. Ayam kampung yang kurang sehat biasanya berperilaku tidak seperti ayam kampung lainnya yang dengan lahap memakan pakan yang diberikan, tetapi hanya mencakar-cakar makanan yang ada di bawah kakinya dan terkesan seperti memilih-milih makanan dan lebih suka mencari makanan yang berbutir lebih kecil dan halus daripada pakan yang besar.

Baca Juga : Cara Ternak Ayam Potong Mempengaruhi Hasil Ternak

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *