Memilih Ayam Segar Hasil Budidaya Ayam Broiler untuk Dikonsumsi

Budidaya Ayam Broiler

budidaya ayam broiler
budidaya ayam broiler

Ayamkita.com – Daging ayam adalah salah satu bahan makanan berprotein yang banyak disukai masyrakat Indonesia. Ayam dinilai bahan makanan yang mudah diolah menjadi berbagai masakan seperti digoreng, dibakar, dibumbu opor, bumbu kecap, dan masih banyak lagi. Hal inilah yang mendorong banyaknya peternak melakukan budidaya ayam broiler untuk memenuhi kebutuhan permintaan pasar.

Selain mudah untuk dioleh, daging ayam memiliki banyak penggemar dari berbagai macam usia karena rasanya yang nikmat. Ayam broiler termasuk yang paling sering dicari karena ukurannya yang besar dan harganya yang tidak terlalu mahal. Ayam broiler dapat dikatakan lebih murah dari pesaingnya yaitu ayam kampung karena budidaya ayam broiler terbilang relatif lebih singkat.

Daging ayam hasil budidaya ayam broiler yang sudah dipotong siap untuk segera didistribusikan. Pendistribusian hasil budidaya ayam broiler dilakukan ke tempat-tempat penjualan ayam potong baik itu pasar tradisional maupun pasar modern. Sebelum sampai di tangan konsumen untuk diolah, pedagang memastikan bahwa daging ayam yang dijualnya segar dan layak untuk dikonsumsi. Untuk mengetahui kualitas daging hasil budidaya ayam broiler segar dan berkualitas, berikut beberapa ciri yang bisa diketahui baik oleh pedagang maupun pembeli.

Perhatikan Warna Daging dan Kulit

Daging hasil budidaya ayam broiler yang berkualitas tinggi dan segar akan terlihat cerah dengan warna putih kekuningan, tetapi bukan putih pucat. Ayam yang segar dan sehat tidak berwarna gelap, terlalu merah, dan tidak kebiruan. Selain warna daging, ayam yang segar dan layak untuk dikonsumsi memiliki warna kulit yang putih kekuningan dengan warna yang cerah, mengkilat, dan bersih.

Baca juga : Ternak Ayam Kampung Yang Berkualitas dan Sehat

Perhatikan Darah di Daging Ayam

Daging hasil budidaya ayam broiler yang segar meninggalkan darah di daging ayam yang akan dengan segera hilang setelah dicuci. Daging ayam yang tidak segar memiliki darah yang menempel di kulit dan daging dan tidak segera hilang apabila dicuci.

Aroma Daging Ayam

Ayam yang segar akan memiliki aroma khas daging ayam yang tidak terlalu menyengat dan berbau amis atau busuk. Perhatikan juga bahwa daging hasil budidaya ayam broiler yang segar pada umumnya tidak berbau seperti obat.

Perhatikan Tekstur Daging Ayam

Tekstur daging ayam juga menjadi penentu segar tidaknya daging hasil budidaya ayam broiler tersebut. Daging yang segar apabila disentuh akan terasa lembab dan tidak lengket. Hal ini berhubungan dengan kekenyalan daging. Daging ayam yang segar apabila ditekan akan kembali ke bentuk semula.

Apakah Ada Lalat

Meskipun termasuk serangga yang menjengkelkan, lalat bisa menjadi ciri-ciri daging ayam yang ada termasuk segar atau tidak. Apabila ada lalat yang hinggap di atas daging ayam, dapat dipastikan daging ayam tersebut tidak mengandung formalin. Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan serangga seperti lalat enggan mampir pada bahan makanan yang mengandung formalin atau boraks.

Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, ada baiknya penjual ayam atau pembeli ayam mendatangi langsung rumah pemotongan ayam sehingga bisa memastikan bahwa daging ayam yang dibeli segar dan aman untuk dikonsumsi. Namun, apabila tidak memungkinkan untuk mendatangi langsung rumah pemotongan ayam, penjual daging ayam sebaiknya memastikan bahwa daging ayam yang didistribusikan tersebut aman, segar, dan layak untuk dikonsumsi. Begitu pula dengan pembeli, sebaiknya memastikan bahwa penjual ayam yang dipilih dapat dipercaya.

Baca juga : Memilih DOC Ayam Kampung Terbaik yang Sehat untuk Dikonsumsi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *