Apakah Perbedaan Daging Ayam Kampung & Daging Ayam Broiler?

Daging Ayam Kampung & Daging Ayam Broiler
Daging Ayam Kampung & Daging Ayam Broiler

Prioritas dalam ternak ayam broiler adalah menghasilkan daging ayam dengan kualitas baik karena ayam broiler adalah ayam yang diternak untuk menghasilkan daging. Karena diternak untuk diambil dagingnya, ayam broiler biasanya disebut juga ayam pedaging. Dalam perawatan ayam broiler, para peternak akan fokus pada pertumbuhan daging ayam sehingga pakan yang diberikan untuk ayam broiler akan membantu pertumbuhan ayam dengan daging yang berkualitas. Karena daging ayam broiler biasanya dimanfaatkan untuk dikonsumsi, maka ayam broiler yang diternakan wajib diberikan pakan yang berkualitas yang didukung dengan pemberian vaksin dan vitamin. Hal ini dilakukan agar ayam broiler tetap sehat dan bebas penyakit sehingga aman untuk dikonsumsi. Ayam broiler yang dirawat dengan dijaga ketat kesehatannya tentunya akan menghasilkan daging ayam yang sehat.

Daging ayam menjadi komoditi yang banyak dicari untuk melengkapi kebutuhan lauk pauk sehari-hari. Pada kehidupan sehari-hari, jenis daging ayam yang populer untuk diolah dan dikonsumsi adalah daging ayam kampung dan daging ayam broiler. Perbedaan yang sudah diketahui oleh masyarakat luas tentang daging ayam kampung dan daging ayam broiler biasanya adalah tentang tekstur daging ayam. tekstur daging ayam kampung memang terkenal lebih alot dari pada daging ayam broiler. Namun, rasa daging ayam kampung lebih gurih dari pada rasa daging ayam broiler yang lebih hambar. Selain itu, untuk harga juga biasanya ayam broiler lebih terjangkau dari pada ayam kampung.

Baca : Kesuksesan Peternak Ayam Broiler Hasilkan Kualitas Daging Terbaik

Selain perbedaan tersebut, perbedaan apa lagi yang perlu diketahui tentang ayam kampung dan ayam broiler? Berikut adalah penjelasan tentang perbedaan kedua ayam tersebut.

  1. Tekstur daging

Telah dijelaskan bahwa daging ayam kampung lebih alot jika dibandingkan daging ayam broiler. Daging ayam broiler yang lebih empuk dari pada daging ayam kampung membutuhkan durasi memasak yang lebih singkat. Namun, hasil olahan daging ayam kampung yang empuk juga bisa didapatkan asal kita tahu cara mengolahnya yang tepat.

  1. Warna daging

Warna daging ayam kampung dan ayam broiler biasanya dipengaruhi oleh pakan serta cara dan lama hidup dari kedua ayam tersebut. warna daging ayam kampung biasanya lebih gelap jika dibandingkan dengan daging ayam broiler.

  1. Bentuk tubuh ayam

Bentuk tubuh ayam kampung dan ayam broiler juga mempunyai perbedaan. Bentuk tubuh ayam kampung terlihat lebih gagah dengan daging yang kenyal dan tidak terlalu gemuk karena tidak terlalu banyak lemak di tubuhnya. Sedangkan untuk ayam broiler, bentuk tubuhnya lebih gemuk dan besar karena sengaja dirawat untuk menghasilkan banyak daging dengan kualitas tinggi.

  1. Kulit ayam

Perbedaan ayam kampung dan ayam broiler juga bisa dilihat dari karakter kulit ayam tersebut. Karena tubuh ayam kampung mengandung lemak yang lebih sedikit dibanding ayam broiler, kulit ayam kampung teksturnya lebih alot dan tidak mudah sobek. Halini berbeda dengan kulit ayam broiler yang lebih mudah sobek dan mengandung banyak lemak.

Selain mengetahui perbedaan karakter ayam kampung dan ayam broiler, kita juga harus jeli dalam memilih daging ayam jenis apapun. Pastikan daging yang dipilih adalah daging segar dengan warna cerah. Kulit ayam pada daging segar juga terlihat putih kekuningan yang cerah dengan tekstur daging yang lembab dan tidak lengket. Aroma daging segar juga tidak akan terlalu menyengat apalagi sampai berbau busuk. Daging yang dikonsumsi haruslah memenuhi standar yang aman, sehat, dan utuh tidak ada cacat agar layak untuk dikonsumsi.

Baca juga : Cara Membedakan Daging Ternak Ayam Broiler Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *