Bagaimana Lokasi dan Lahan Peternakan Ayam yang Layak?

Peternakan Ayam yang Layak
Peternakan Ayam yang Layak

Saat merencanakan membangun peternakan, biasanya lokasi peternakan menjadi salah satu hal utama yang dipikirkan. Karena peternakan biasanya mempunyai hewan dalan jumlah yang banyak, lokasi peternakan dan luas lahan peternakan menjadi perhatian utama untuk mulai membangun peternakan. Lokasi peternakan harus dipilih dengan tepat agar tidak mengganggu lingkungan dan juga tidak mengganggu perkembangan ayam. Seperti peternakan ayam broiler misalnya, peternakan ini sebaiknya jauh dari lingkungan pemukiman agar tidak mengganggu kenyamanan lingkungan sekitar. Gangguan yang bisa dihasilkan dari peternakan antara lain adalah suara hewan ternak, kotoran, pakan, dan kegiatan produksi seperti lalu lintas pendistribusian produk peternakan.

Lokasi dan lahan peternakan harus dipikirkan dengan baik agar juga tidak mengganggu perkembangan ayam ternak. Ayam yang diternak bisa saja mudah stress sehingga jika ada gangguan dari sekitar peternakan, maka ayam bisa kurang produktif sehingga hasil peternakan pun bisa menurun. Belum lagi jika keadaan di sekitar lingkungan peternakan ayam broiler memiliki masalah kebersihan. Masalah kebersihan ini bisa mengganggu kenyamanan ayam sekaligus kesehatan ayam. Selain kandang yang harus bersih dan sehat, keadaan sekitar peternakan dan peternak yang sering berinteraksi dengan ayam pun harus dalam keadaan bersih dan sehat. Ini dikarenakan lingkungan sekitar dan peternak juga bisa membawa bakteri dan virus penyakit yang bisa menular ke ayam.

Untuk mencegah kontaminasi bakteri dan virus dari peternak ke ayam, peternak baiknya menggunakan pakaian khusus ketika akan masuk kandang ayam maupun saat berinteraksi langsung dengan ayam ternak. Kondisi di sekitar peternakan ayam broiler pun harus benar-benar dijaga kebersihan dan kesehatannya. Ini dimaksudkan agar pada proses panen, pemotongan ayam, serta proses distribusi, semua bisa dilakukan dengan bersih dan sehat. Untuk itulah diperlukan pengendalian mutu yang ketat agar kualitas akhir produk peternakan bisa benar-benar terjaga kualitasnya sejak ayam berada di kandang hingga proses distribusi ke tangan konsumen. Agar pengendalian mutu produk peternakan bisa tetap terjaga kualitasnya, lokasi dan lahan peternakan harus layak menjadi tempat peternakan seperti berikut ini:

  1. Peternakan ayam dekat dengan lokasi distribusi dan pemasaran

Peternakan yang dekat dengan lokasi distribusi dan pemasaran akan memungkinkan konsumen untuk lebih mudah mendapatkan daging ayam segar. Selain itu, biaya dan waktu distribusi produk juga bisa lebih terjangkau dan singkat. Ini tentunya akan meningkatkan efisiensi distribusi dari peternakan. Area peternakan yang dekat dengan pemasar juga bisa menguntungkan peternakan karena penjual ayam broiler cenderung akan mengambil ayam yang akan dijual ke peternakan yang dekat dengan rumah atau tempat jualan mereka.

Baca juga : Kesuksesan Peternak Ayam Broiler Hasilkan Kualitas Daging Terbaik

  1. Peternakan ayam harus jauh dari keramaian

Suasana lingkungan peternakan yang terlalu ramai bisa jadi membuat ayam tidak nyaman hingga stress sehingga mengganggu produksi. Selain itu, peternakan ayam juga harus jauh dari pemukiman warga agar suara bising peternakan, suara ayam, dan juga kotorannya tidak mengganggu kenyamanan warga sekitar.

  1. Peternakan ayam dekat dengan sumber air bersih

Seperti halnya kehidupan sehari-hari, air menjadi kebutuhan utama dalam beternak. Air bersih digunakan untuk minum ayam mau pun untuk membersihkan kandang dan juga untuk menjalankan kegiatan peternakan sehari-hari. Air bersih juga turut mendukung kesehatan ayam, karena ayam harus cukup minum air bersih agar dapat membantu pencernaan ayam. Air bersih merupakan salah satu hal yang harus dijaga agar kebersihan dan kesehatan peternakan dan hewan ternak tetap terjaga.

Baca juga : Cara Membedakan Daging Ternak Ayam Broiler Terbaik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *