4 Cara Budidaya Ayam Broiler Agar Menguntungkan

Cara Budidaya Ayam Broiler
Cara Budidaya Ayam Broiler

Budidaya ayam broiler akan menguntungkan jika Anda tahu caranya. Hal itu dikarenakan peluang bisnis ini luas dan banyaknya peminat terhadap daging ayam broiler tersebut. Selama ini ayam jenis broiler memang dibudidayakan untuk diambil dagingnya dan paling cepat besar dibandingkan dengan ayam pedaging jenis lainnya. Khusus pebisnis pemula bisa mengembangkan bisnis ayam broiler ini dikarenakan masa panen yang singkat sehingga ketika harga ayam broiler sedang baik maka Anda bisa mendapatkan keuntungan. Anda yang menggeluti bisnis ayam ini adalah tidak perlu mencari pasar atau konsumen sebab konsumen itu sendiri yang akan datang kepada Anda. Agar bisa mendapatkan keuntungan simak cara budidaya ayam broiler yang benar berikut ini:

Baca juga : 7 Cara Ternak Ayam Broiler yang Efektif dan Efisien

Memilih Jenis Kandang yang Tepat

Sebelum Anda membeli bibit ayam broiler sangat disarankan bagi Anda untuk mengukur luas kandang yang akan dibuat. Tidak hanya itu saja, Anda juga harus menentukan jenis kandang apa yang Anda inginkan. Setiap jenis ayam yang dibudidayakan memiliki jenis kandang dan tipe ideal yang berbeda. Khusus untuk budidaya ayam broiler ini Anda bisa menggunakan dua jenis kandang yang ideal. Yaitu berikut ini:

Kandang Panggung

Tipe kandang yang pertama adalah tipe panggung. Keuntungan kandang tipe ini adalah kotoran ayam tersebut akan bisa langsung jatuh ke permukaan tanah. Sehingga kotoran tersebut bisa diuraikan dengan tanah. Namun untuk lebih efisien lagi Anda bisa menggunakan kolam ikan sebagai alas dasarnya. Biasanya ikan yang dibudidayakan bersama dengan peternakan ayam adalah ikan lele. Kandang ini akan menguntungkan bagi Anda sebab limbah ayam tidak akan mencemari lingkungan dan mengganggu masyarakat yang ada di sekitarnya.

Kandang Postal

Kandang ideal yang selanjutnya adalah kandang postal yang beralaskan tanah. Memang tipe ini lebih banyak digunakan oleh peternak sebab biaya yang akan dikeluarkan lebih murah dibandingkan dengan yang tipe panggung. Untuk awal pemeliharaan kandang tipe ini bisa ditutupi plastik untuk bisa menjaga kehangatan ayam yang ada di dalamnya.

Baca juga : 4 Risiko Ternak Ayam Petelur yang Patut Diwaspadai

Bibit yang Berkualitas

Kesuksesan budidaya ayam broiler yang Anda lakukan akan tergantung dengan bibit yang berkualitas dan pembuatan kandang yang ideal. Pemilihan bibit ini tidak hanya berlaku untuk ayam broiler saja namun untuk semua jenis ayam yang dibudidayakan. Ciri bibit ayam yang berkualitas adalah mampu berdiri dengan kokoh, mata bening, lincah dan mampu bergerak dengan cepat. Anda juga harus meneliti bagian sayap ayam broiler tersebut jika sayapnya tidak simetris maka kondisi bibit ayam tersebut tidak sehat.

Waspada Penyakit

Kelemahan ayam broiler adalah rentan terhadap infeksi. Oleh sebab itulah Anda harus mewaspadai berbagai macam penyakit ayam yang mungkin saja bisa muncul. Penyakit tersebut akan menyebabkan pertumbuhan ayam menjadi terganggu bahkan bisa menyebabkan kematian. Akan lebih baik jika Anda mencegah penyakit tersebut dibandingkan dengan mengobatinya misalnya saja adalah dengan melakukan vaksinasi lengkap dan memberikan vitamin ayam secara teratur.

Mengatasi Penyakit dengan Benar

Selain Anda tahu apa saja penyakit yang bisa menyerang ayam broiler tersebut Anda harus tahu bagaimana cara mengatasinya. Dalam berbisnis yang berhubungan dengan makhluk hidup kadang ada saja hambatan dan masalahnya. Bisa saja nanti ayam Anda terkena penyakit tersebut Anda harus tahu bagaimana cara mengatasinya. Anda bisa bertanya kepada pebisnis ayam lain tentang bagaimana cara mengatasi berbagai macam penyakit ayam broiler tersebut. Anda juga bisa ikut seminar untuk mendapatkan ilmu tentang bagaimana mengatasi penyakit ayam broiler dengan benar.

Baca juga : 4 Cara Agar Ayam Layer Lebih Produktif

Demikianlah cara budidaya ayam broiler yang benar supaya menguntungkan, semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *