3 Cara Perhitungan Karkas Ayam yang Tepat

Cara Perhitungan Karkas Ayam

Berat karkas ayam dengan unggas yang masih hidup akan berbeda. Peternak harus tahu mengapa berat karkas ayam tersebut menjadi berbeda, penghitungan yang tepat akan membuat Anda bisa menghitung jumlah pendapatan yang peternakan Anda miliki. Bagian kepala, ceker dan jeroan seperti usus, hati dan ampela akan terpisah dari dalam tubuh ayam. Biasanya karkas ayam ini digunakan untuk konsumsi pribadi atau ater-ater ketika ada hajatan seperti pernikahan maupun peringatan 1000 hari orang meninggal. Oleh sebab itulah bisnis karkas ayam ini akan sangat menggiurkan karena banyaknya permintaan.

Mendapatkan Daging Karkas

Sebelum Anda tahu bagaimana perhitungan karkas ayam tersebut Anda harus tahu bagaimana cara mendapatkan daging karkas yang benar.  Untuk bisa mendapatkan penghitungan karkas yang tepat dimulai dari penyembelihan terlebih dahulu. Usahakan ketika penyembelihan dilakukan darah ayam harus dikeluarkan sebanyak mungkin. Setelah ayam sudah mati dan darah banyak yang keluar, bagian tubuh ayam tersebut harus direndam menggunakan air panas. Tujuan perendaman air panas tersebut agar bulu ayam tersebut mudah untuk dicabut. Bulu adalah penyumbang bobot ayam yang besar, sehingga ketika dicabut bulunya jangan heran jika bobot ayam tersebut akan banyak berkurang. Perendaman ini tidak boleh terlalu lama agar daging karkas tidak terlalu matang.

Proses sehabis perendaman adalah pencabutan bulu. Khusus untuk pebisnis karkas pemula pencabutan bulu bisa menggunakan cara manual, namun di peternakan yang skalanya sudah besar pencabutan bulu menggunakan bantuan mesin. Langkah yang terakhir adalah pemisahan jeroan. Jeroan seperti hati, ampela, usus bahkan kepala dan juga ceker akan dipotong kemudian dipisahkan dari tubuh karkas.

Baca juga : 5 Cara Agar Ayam Layer Semakin Produktif

Menghitung Karkas Ayam

Setelah daging karkas sudah siap, Anda sudah bisa memulai perhitungan. Berikut ini adalah cara menghitung karkas yang tepat:

  1. Perhitungan karkas ayam yang tepat adalah dengan menghitung berat karkas ayam yang sudah dikuliti dan dipisahkan jeroannya. Kemudian bandingkan berat antara karkas dan ketika masih hidup.
  2. Jangan lupa hitunglah bagian non karkasnya seperti usus, hati, ampela, ceker dan juga kepala ayam tersebut. Setelah berat karkas dan non karkas ayam didapatkan, Anda bisa mencatatnya dan sudah siap dijual.
  3. Menghitung berat karkas ini berbeda dengan menghitung persentasenya, yang mana untuk menghitung persentase harus menggunakan rumus yang lebih spesifik.

Faktor yang Mempengaruhi Berat Karkas

Ada beberapa faktor yang mempengaruhi berat karkas ayam. Faktor ini yang menyebabkan berat antara ayam satu dengan yang lainnya menjadi berbeda. Jangan heran jika ayam yang terlihat kurus justru memiliki bobot yang lumayan berat dibandingkan dengan yang terlihat gemuk. Berikut ini adalah faktor yang mempengaruhi berat karkas:

Kelamin

Jenis kelamin ayam berpengaruh terhadap berat karkas ayam. Karkas ayam betina akan lebih berat dibandingkan dengan yang jantan hal itu dikarenakan ketika tumbuh dan berkembang bagian dada dan paha ayam betina akan mengalami perkembangan yang pesat.

Umur

Potonglah ayam tepat pada umurnya, jangan terlalu tua dan muda. Jika ayam Anda belum cukup umur beratnya akan rendah. Sedangkan jika ayam broiler tersebut dipotong melebihi umurnya maka daging ayam tersebut sudah tidak berkualitas lagi dimana teksturnya menjadi alot.

Bulu

Ayam yang terlihat gemuk belum tentu memiliki berat yang lebih besar. Salah satu faktor yang bisa menyebabkan ayam terlihat gemuk adalah bulunya yang lebat dan tebal. Ketika ayam tersebut dikuliti maka beratnya akan banyak berkurang.

Kulit dan Lemak

Yang berpengaruh terhadap bobot karkas adalah kulit dan lemak. Ketebalan kulit tersebut berpengaruh terhadap berat karkas ayam. Semakin tebal kulitnya maka lemaknya juga akan semakin banyak sehingga berat karkas tersebut akan besar.

Baca juga : 6 Cara Menghasilkan Potongan Ayam (Karkas) yang Tepat

Demikianlah cara mendapatkan perhitungan karkas ayam yang tepat dan beberapa faktor yang mempengaruhi beratnya, semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *