4 Kesalahan Budidaya Ayam Broiler yang Wajib Dihindari

Kesalahan Budidaya Ayam Broiler

Budidaya ayam broiler sering dijadikan sebagai lahan bisnis yang menggiurkan. Hal itu dikarenakan banyak yang membutuhkan ayam broiler tersebut baik untuk dikonsumsi sendiri atau untuk dijadikan sebagai sajian pada acara tertentu. Karena peluangnya yang besar inilah bisnis ayam broiler begitu menggiurkan.  Meski menggiurkan namun ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika akan menggeluti bisnis peternakan. Yang namanya makhluk hidup dijadikan sebagai ladang bisnis tentu saja akan ada berbagai macam risiko yang bisa dihadapi misalnya saja adalah risiko kematian, terkena penyakit sehingga biaya menjadi membengkak, dan masih banyak lagi lainnya. Dengan mengetahui cara budidaya yang benar diharapkan berbagai macam risiko tersebut dapat dicegah dan dihindari. Berikut ini adalah beberapa kesalahan dalam budidaya ayam broiler yang harus  dihindari:

Kandang Terlalu Padat

Hal pertama yang sering menjadi kesalahan dalam budidaya ayam broiler adalah kandang yang terlalu padat. Oleh sebab itulah sebelum memelihara ayam sangat disarankan untuk mengukur luas kandang dengan berapa jumlah ayam ideal yang bisa dipelihara. Kandang yang terlalu padat ini sangat tidak bagus untuk pemeliharaan ayam. Berikut ini adalah dampak dari kandang terlalu padat yang harus diperhatikan oleh peternak:

  1. Kadar oksigen yang sedikit. Jika oksigen di dalam kandang sedikit maka kelembapannya sangat tinggi sehingga berpotensi untuk membuat ayam menjadi tidak nafsu makan.
  2. Tingkat kompetensi yang tinggi. Meski satu ras tapi ayam ini memiliki kompetensi yang tinggi. Sehingga memungkinkan berdesakan dan melukai satu sama lain karena posisi yang tidak aman dan nyaman.
  3. Ayam mudah terkena penyakit. Dengan kandang yang padat penyakit ayam akan mudah menular ke yang lainnya.

Baca juga :  4 Sistem Kandang Ayam Broiler yang Membuatnya Lebih Produktif

Suhu Kandang tidak Terjaga

Memang kebanyakan kesalahan dalam budidaya ayam broiler berada di dalam kandang dan juga pakan. Salah satu yang sering terjadi adalah suhu kandang yang tidak terjaga dengan baik. Suhu kandang yang terjaga akan membuat tubuh ayam tetap hangat meski di malam hari. Oleh sebab itu peternak ayam broiler harus selalu mengecek suhu di dalam kandang jangan sampai terlalu panas atau terlalu dingin.

Kandang yang Gelap

Salah satu kesalahan yang masih dilakukan oleh beberapa peternak adalah kandang yang gelap. Saat malam hari kondisi kandang tidak boleh gelap. Hal itu banyak berbagai macam serangan dari hewan lain saat malam hari seperti tikus, kucing dan lain sebagainya. Oleh sebab itu diperlukan cahaya di dalam kandang yang cukup agar keamanan ayam terjaga dengan baik.

Tidak Terkena Sinar Matahari

Kesalahan budidaya ayam broiler yang sering tidak disadari oleh peternak adalah tidak terkena sinar matahari pagi. Saat pagi hari usahakan ayam untuk terkena sinar matahari meski ayam berada di dalam kandang. Oleh sebab itulah saat pembuatan kandang harus membujur dari arah barat ke timur agar sinar matahari bisa masuk ke dalam kandang.

Baca juga : Pemilihan Breeder Ayam Broiler yang Tepat

Ciri Budidaya Ayam Broiler yang Sukses

Setelah tahu beberapa kesalahan dalam budidaya broiler, kini ada beberapa ciri yang menandakan bahwa peternakan broiler sukses atau berhasil. Berikut ini adalah ciri-cirinya:

  1. DOC ayam banyak yang sehat.
  2. Ayam bergerak lincah dan tidak ada kecacatan.
  3. Tumbuh kembang ayam mampu mencapai maksimal dan memiliki tubuh yang normal.
  4. Ciri yang terakhir dari kesuksesan ternak ayam broiler adalah bobot ayam merata. Jika ada ayam memiliki bobot yang besar dan sebagian kerdil maka pakan ayam yang diberikan tidak terserap secara merata. Ayam yang mengonsumsi cukup pakan tumbuh kembangnya bagus, begitu pula sebaliknya. Sehingga jika bobot ayam tidak merata peternakan belum bisa dikatakan sepenuhnya berhasil atau sukses.

Demikianlah kesalahan budidaya ayam broiler yang harus dihindari, semoga informasi ini bermanfaat terutama bagi yang ingin menggeluti bisnis ayam broiler.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *