5 Hal Yang Harus Diperhatikan Untuk Ternak Ayam Petelur

Ternak Ayam Petelur
Ternak Ayam Petelur

Sebagai salah satu sumber protein praktis yang bisa didapat sehari-hari, telur ayam menjadi bahan makanan yang wajib disediakan baik di pasar, rumah makan, maupun di rumah sebagai pelengkap lauk-pauk sehari-hari. Selain cara mengolah telur ayam yang praktis untuk pendamping nasi dan lauk pauk lainnya, telur ayam pun dibutuhkan untuk bahan baku pembuatan kue. Hal-hal inilah yang menyebabkan tingginya permintaan telur ayam di pasar. Tingginya permintaan telur ayam ini pun menjadikan ternak ayam petelur menjadi bisnis yang menjanjikan untuk digeluti.

Tips Ternak Ayam Petelur Bagi Pemula

Karakteristik ayam petelur tentunya berbeda dengan karakter ayam pedaging. Ayam petelur memang sengaja diternak untuk menghasilkan telur sebagai produk utama yang akan dijual ke pasar. Tentunya perawatan ayam petelur pun harus mendukung ayam agar dapat menghasilkan telur dengan maksimal dan dengan hasil terbaik. Sebelum perawatan ayam petelur, sebaiknya perhatikan beberapa hal berikut ini untuk Anda yang baru akan memulai bisnis ternak ayam petelur.

  1. Pilih lokasi kandang ayam yang tepat

Kandang ayam biasanya mengeluarkan bau yang menyengat, baik dari kotoran ayam ataupun bau dari tubuh ayam itu sendiri. Maka dari itu, lokasi kandang ayam sebaiknya berada jauh dari pemukiman sehingga bau kandang ayam tidak mengganggu indera penciuman masyarakat sekitar. Memilih kandang ayam yang jauh dari pemukiman juga untuk menghindari potensi penularan penyakit ayam kepada masyarakat sekitar. Selain dapat mengganggu penciuman masyarakat karena bau dari kandang ayam, kandang ayam yang terlalu dekat dengan pemukiman bisa mengganggu kesehatan masyarakat sekitar karena penyakit ayam dapat menyebar dengan mudah.

Selain mengganggu kesehatan masyarakat, ternak ayam petelur juga baiknya dilakukan jauh dari pemukiman agar ayam petelur tidak muah stress. Karena ayam petelur mudah kaget dan sensitif dengan suara keributan, jadi lebih baik jika ayam petelur dikandangkan yang jauh dari lokasi pemukiman masyarakat sekitar.

Baca juga : Ternak Ayam Kampung Yang Berkualitas dan Sehat

  1. Pastikan bibit ayam berasal dari ayam yang berkualitas

Dalam memilih bibit ayam petelur, Anda akan menemukan beberapa jenis ayam petelur yang dapat diternak. Bibit ayam petelur dapat dipilih langsung di peternakan dan pastikan peternakan yang menghasilkan bibit ayam petelur adalah peternakan yang benar-benar menjaga kualitas bibit ayam petelur mulai dari proses perkawinan untuk menghasilkan bibit hingga pada perawatan bibit ayam petelur. Apa pun jenis ayam yang dipilih untuk ternak ayam petelur, pastikan Anda memilih bibit ayam petelur yang sehat dan tidak ada cacat fisik apa pun. Di beberapa peternakan yang berkualitas baik, pemesanan bibit ayam petelur dapat dilengkapi dengan vaksinasi langsung yang dilakukan sebelum pengiriman sesuai dengan permintaan pembeli.

  1. Perhatikan kebersihan kandang

Kebersihan kandang menjadi faktor pendukung penting agar kesehatan ayam tetap terjaga. Kandang ayam harus rutin dibersihkan dan diberikan desinfektan agar bakteri jahat dan viru spenyakit ayam benar-benar mati sehingga kandang bebas dari bahaya penyakit mematikan. Pastikan juga wadah pakan dan minum dalam keadaan bersih agar ayam dapat menyerap nutrisi dengan sempurna.

  1. Pilih pakan yang tepat

Pakan ayam petelur harus dapat memenuhi kebutuhan nutrisi sehari-hari agar ayam tetap produktif dan dapat menghasilkan telur yang berkualitas. Bila perlu variasi pakan perlu dilakukan agar nutrisi yang dibutuhkan ayam petelur bisa terpenuhi semuanya. Pemberian pakan  saat ternak ayam petelur juga harus diberikan secara rutin dan terjadwal agar ayam tidak terlambat atau makan terlalu cepat.

  1. Vaksinasi

Vaksinasi yang dilakukan pada ayam ini bertujuan untuk menjaga ayam agar tetap sehat dan tidak mudah terserang penyakit.

Baca juga : Kenapa Ternak Ayam Kampung Lebih Banyak Peminat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *