Manfaat dan Kerugian Ternak Ayam Broiler Tanpa Kandang (Umbaran)

Ternak Ayam Broiler Mandiri

Tujuan budidaya ayam broiler adalah untuk diambil dagingnya. Akan tetapi, banyak juga orang yang mengambil telurnya setelah diafkirkan. Proses pelaksanaan ternak ayam broiler ini memang lebih rumit layaknya ayam daging. Peternak harus memperhatikan aspek kandang dan makanan agar angka kematian ayam dapat ditekan.

Pola pikir masyarakat selama ini selalu beranggapan bahwa beternak ayam baik broiler maupun petelur pasti memerlukan kandang. Namun, kini Anda dapat melakukan ternak ayam broiler tanpa kandang atau dikenal dengan sistem umbaran. Sistem umbaran adalah membiarkan ayam bergerak bebas dalam mencari makan tanpa adanya kandang. Berikut ini adalah manfaat dan kerugian dari ternak ayam broiler sistem umbaran.

Kerugian ternak ayam broiler sistem umbaran

  1. Mudah terkena berbagai penyakit

Salah satu tantangan bagi para peternak adalah cuaca yang tidak teratur. Kondisi seperti ini tentu akan mendatangkan berbagai wabah penyakit karena daya tahan tubuh ayam rendah. Nah, kondisi yang demikian ini tentu sangat riskan bagi ayam terserang penyakit. Jika sudah terserang penyakit, maka penyebarannya akan berlangsung dengan mudah dan cepat.

Baca Juga : 5 Pencegahan Penyakit Ayam Broiler

  1. Mudah merusak tanaman

Salah satu kerugian yang mungkin dirasakan dari penerapan sistem umbaran dalam beternak adalah rusaknya tanaman milik pribadi atau tetangga. Setiap ayam broiler tentu memiliki sifat alami yaitu mengais-ais tanah dalam mencari makan. Nah, dalam mencari makan inilah terkadang mereka menuju ke kebun-kebun dan terkadang merusak tanaman. Oleh karena itu, penerapan sistem umbaran dalam ternak ayam broiler membutuhkan pengawasan yang ekstra.

Manfaat ternak ayam broiler sistem umbaran

  1. Daging dan telurnya lebih tebal

Tahukah Anda bahwa ternak ayam broiler tanpa kandang justru berpotensi menghasilkan daging dan telur yang lebih baik dan sehat. Hal ini dikarenakan ayam broiler masih memiliki sifat alaminya sehingga terbebas dari bahan pengawet. Meskipun peternak masih memberi pakan tetapi jumlahnya tentu tidak sebanyak ayam yang berada dalam kurungan. Selain itu, jika dikonsumsi daging ayam broiler jauh lebih berisi.

  1. Biaya pakan dapat ditekan

Dalam usaha ternak ayam, ketersediaan pakan memang penting. Hal ini dikarenakan tanpa adanya pakan produktivitas ayam tentu akan menurun. Namun, apabila Anda beternak ayam broiler dengan sistem tanpa kandang (umbaran), maka biaya pakan akan sedikit lebih hemat. Logikanya adalah ayam broiler yang diternak dengan sistem umbaran tentu akan lebih mudah menemukan makanan dengan mengais-ais tanah.

  1. Lebih lincah

Ayam yang diumbar dengan ayam yang dibiarkan terus menerus berada di dalam kandang tentu memiliki perbedaan dari segi kelincahan. Ayam broiler yang diumbar cenderung lebih lincah karena mereka tidak kehilangan sifat alaminya. Salah satu sifat alami yang paling mudah ditemui adalah kebiasaan mereka mengais-ais tanah untuk mencari makan. Sementara itu, ayam yang berada di kandang pasti cenderung bergantung pada manusia soal pakan.

  1. Membuat tanah menjadi lebih subur

Seperti sudah dijelaskan pada poin kedua bahwa ayam broiler tidak kehilangan sifat alaminya yaitu mengais-ais tanah untuk mencari makan. Ternyata, ada manfaat lain dari mengais-ais tanah yang dilakukan oleh ayam broiler yaitu membantu menyuburkan tanah. Tidak hanya itu, kotoran ayam broiler juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan pembuat pupuk kandang.

  1. Anti serangga

Ternak ayam broiler tanpa kandang memang bisa menghemat biaya pembelian pakan. Selain itu, ternak ayam broiler dengan sistem umbaran juga dapat membasmi serangga. Hal ini dikarenakan ayam broiler juga dapat memakan berbagai serangga yang berkeliaran. Jadi, jika Anda memelihara ayam broiler sistem umbaran ada dua manfaat yang didapat, yaitu menghemat biaya pakan dan membasmi serangga.

Anda jangan hanya melihat manfaat yang didapat dari ternak ayam broiler tanpa kandang. Akan tetapi, Anda harus memperhatikan juga kerugian apa yang akan ditimbulkan dari penerapan sistem ini. Jadi, Anda dapat mempertimbangkan segalanya secara matang sebelum memutuskan apakah akan beternak ayam broiler tanpa kandang atau tidak.

Baca Juga : 4 Cara Ternak Ayam Potong Cepat Panen

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *