6 Cara Merawat Kandang Ayam Broiler yang Benar untuk Daging yang Lebih Sehat

merawat kandang ayam broiler

Kandang menjadi faktor penunjang keberhasilan bisnis ternak ayam yang dilakukan. Hal itu dikarenakan setiap waktu ayam broiler menghabiskannya di dalam kandang. Jika kandangnya tidak nyaman dan aman ayam akan merasa tidak betah berada di dalam kandang, merasa tersiksa dan stress. Ayam yang stress sangat tidak bagus dikonsumsi karena kadar pHnya sudah berubah. Selain itu ayam broiler membutuhkan kandang yang bersih, karena ayam broiler yang tumbuh dan berkembang di dalam lingkungan yang bersih dagingnya lebih sehat untuk dikonsumsi. Berikut ada beberapa cara merawat kandang ayam broiler yang baik dan benar:

Bersihkan Kandang Secara Teratur

Untuk membuat ayam bisa tumbuh dan berkembang dengan sehat, kandang harus dibersihkan secara teratur minimal dua kali dalam sehari. Kotoran yang terlalu banyak menumpuk di dalam kandang akan membuat kadar amonia menjadi tinggi. Hal ini akan menyebabkan ayam broiler menjadi tidak nafsu makan, sehingga tumbuh kembangnya menjadi tidak maksimal karena nutrisinya tidak tercukupi dengan baik.

Baca Juga : Pencegahan Penyakit Ayam Broiler

Pengeluaran Barang-Barang

Untuk bisa memaksimalkan perawatan dan pembersihan kandang harus mengeluarkan barang-barang yang ada di dalam kandang seperti litter, tempat pakan, minum dan lain sebagainya. Pembersihan dan perawatan kandang ini bisa dilakukan setiap periode ternak dan tidak bisa dilakukan saat masih ada ayam di dalamnya. Setelah semua peralatan dikeluarkan barulah kandang disapu dan dibersihkan dari beberapa kotoran yang melekat.

Penyemprotan Kandang

Proses selanjutnya yang bisa dilakukan adalah dengan penyemprotan. Tujuan penyemprotan supaya kutu yang melekat di dalam kandang bisa dihilangkan. Kutu ini juga menyebabkan ayam broiler tidak bisa merasakan nyaman saat berada di dalam kandang karena menyebabkan ayam menjadi gatal-gatal di seluruh tubuh. Saat melakukan penyemprotan harus melindungi diri dengan menggunakan helm, masker, dan juga sarung tangan. Tidak hanya menyemprot dengan pembasmi kutu saja namun juga harus disemprot dengan menggunakan cairan desinfektan supaya kuman dan bakteri yang ada di dalam kandang bisa mati. Jika dirasa perlu peralatan makan dan minum juga bisa direndam dengan desinfektan yang aman untuk bahan makanan.

Pembersihan Atap Kandang

Cara merawat kandang ayam broiler ini harus menyeluruh dari atas sampai bawah. Selain memperhatikan kebersihan di dalam kandang, kebersihan atap juga harus diperhatikan. Jika ada atap kandang yang bocor segera perbaiki supaya saat hujan tidak kehujanan dan saat panas ayam tidak kepanasan.

Baca Juga : 5 Jenis Pakan Ayam Broiler Bernutrisi Tinggi

Pengeringan Kandang

Supaya kandang lebih awet dan tidak berjamur setelah dilakukan pembersihan, kandang dijemur supaya kondisinya benar-benar kering. Di saat cuaca panas seperti saat ini pengeringan kandang tidak membutuhkan waktu lama. Selain membuat awet, kandang yang lembap juga tidak bagus untuk tumbuh dan kembang ayam broiler.

Sterilisasi

Untuk benar-benar membuat kandang tersebut awet dan steril diperlukan pengosongan kandang atau sterilisasi. Saat proses ini kandang tidak boleh digunakan untuk memelihara ayam barulah setelah minimal seminggu bisa digunakan untuk ternak ayam kembali.

Pentingnya Sterilisasi dan Perawatan Kandang yang Benar

Ada peternak yang malas untuk melakukan pembersihan dan juga sterilisasi. Dengan tidak melakukan sterilisasi akan menyebabkan bakteri dan mikroba yang tersisa di periode ternak sebelumnya mempengaruhi ternak yang ada di periode saat ini, sehingga jangan heran jika di periode ternak yang saat ini banyak ayam yang sakit-sakitan apalagi jika terlambat memberikan vaksin. Oleh sebab itulah sterilisasi ini penting dilakukan terutama setelah masa panen tiba.

Demikianlah cara merawat kandang ayam broiler yang sangat penting untuk dilakukan, semoga informasi ini bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *