Inilah Rahasia Cara Ternak Ayam tanpa Bau dan Kotor

ternak ayam tanpa bau

Tidak bisa dinafikan jika kendala utama dalam ternak ayam berujung pada pertanyaan bagaimana cara ternak ayam tanpa bau dan kotor. Seperti menjadi hal lumrah memang jika ternak ayam selalu saja menimbulkan polusi udara yang berupa bau tidak sedap di sekitarnya. Itulah mengapa penentuan lokasi kandang menjadi syarat mutlak untuk memulai bisnis ternak yang satu ini. nah, namun ada beberapa cara khusus yang ternyata bisa anda gunakan untuk menghilangkan atau paling tidak meminimalisir bau serta kesan kotor yang dikeluarkan dari peternakan ayam potong anda. berikut adalah cara ternak ayam tanpa bau dan kotor yang bisa anda simak informasinya.

Penyemprotan

Untuk mengurangi bau yang ditimbulkan dari kotoran ayam, umumnya peternak akan melakukan pengerukan kotoran terlebih dahulu dengan jangka waktu 3 hari sekali. Pengerukan bisa mulai secara rutin di lakukan setelah minimal 14 hari dari umur ayam. Umur tersebut adalah di mana ayam mulai mengeluarkan kotoran atau istilahnya turun sekam. Anda bisa mempersiapkan alas kandang yang terdiri dari serbuk kulat kepala (jemput), atau juga serbuk gergaji sebagai rongga untuk kotoran ayam tersebut. Nah, selanjutnya jika bau mulai tercium dari kandang, anda bisa melakukan penyemprotan menggunakan obat D O F yang bisa dengan mudah di temukan di toko-toko peternakan. Dosis D O F adalah sebagai berikut: 100 cc D O F Merah dicampur dengan 100 cc D O F Hijau. Campurkan kedua bahan dengan 17 liter air lalu semprotkan pada area alas kandang secara merata. Setelah penyemprotan selesai, maka langkah selanjutnya adalah memasukkan kotoran ke dalam karung dan menutupnya dengan rapat supaya bakteri dan belatung di dalamnya bisa segera mati.

Baca Juga : Keuntungan Ternak Ayam Potong untuk Bisnis

Pembalikan

Cara ternak ayam tanpa bau dan kotor yang kedua adalah teknik pembalikan. Untuk menggunakan teknik ini, persiapan yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan teknik penyemprotan. Anda bisa menyiapkan alasnya terlebih dahulu seperti serbuk gergaji ataupun jemput. Nah, setelah ayam mengeluarkan kotoran, anda hanya perlu melakukan pembalikan pada alas kandang tersebut. Untuk meningkatkan efisiensi dari teknik ini, anda bisa melakukan pembalikan sesering mungkin atau setiap hari. Selain mengurangi bau yang dihasilkan, membalikkan alas kandang membuat kotoran menjadi lebih cepat kering dan menekan pertumbuhan belatung hingga 80%. Penyemprotan juga diperlukan, namun dengan jangka waktu yang lama hanya sekitar 3 sampai 4 kali dalam satu musim saja.

Bahan Alas

Mengurangi tingkat bau dan kotor kandang ayam juga bisa dilakukan dengan memilih material bahan alas yang tepat. Ada beberapa bahan alas lain yang bisa anda gunakan sebagai alternatif selain dua jenis bahan di atas. Anda bisa juga menggunakan serbuk kapur halus atau pasir kering supaya alas menjadi lebih ramah. Silakan pilih dari jenis-jenis bahan alas tersebut yang sekiranya paling cocok digunakan untuk kandang ayam anda.

Pembuatan Lubang

Cara yang terakhir adalah dengan membuat lubang di area bawah kandang. Anda bisa membuat lubang dengan ukuran panjang dan lebar yang sama persis dengan kandang. Jadi nantinya, setiap kotoran ayam akan jatuh ke dalam lubang tersebut dan baunya bisa di minimalisir. Isi lubang di bawah kandang tersebut segan bahan alas yang sudah di paparkan sebelumnya. Cara ini terbukti efektif membuat kotoran ayam cepat mengering dan menghilangkan baunya.

Baca Juga : Tips Ternak Ayam Potong Cepat Panen

Itulah beberapa cara ternak ayam tanpa bau dan kotor yang bisa anda jadikan rujukan. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *