4 Cara Memilih dan Membedakan Karkas Daging Ayam Sehat, Busuk, dan Rekondisi

memilih karkas ayam sehat

Daging karkas yang sehat adalah daging yang komponen-komponennya belum rusak, selain itu nutrisinya masih utuh dan belum hilang. Berbeda dengan daging karkas yang kondisinya sudah busuk atau di rekondisi dimana di dalam daging tersebut nutrisinya sudah hilang dan justru jika dikonsumsi akan menyebabkan masalah bagi yang mengonsumsinya salah satunya adalah gangguan pencernaan dan jika diteruskan akan mengalami masalah penyakit yang serius seperti kanker, dan lain-lain. Oleh sebab itu bagi konsumen atau pebisnis daging karkas harus benar-benar cermat dengan daging yang akan dibeli atau dijualnya.

Ciri Karkas Sehat

Pada dasarnya karkas dibagi menjadi tiga macam yaitu karkas beku, karkas segar dan karkas dingin. Kesalahan penanganan pada daging karkas tersebutlah yang sering menyebabkan kondisi daging karkas menjadi tidak bagus lagi. Tidak hanya itu saja, pebisnis yang curang justru akan memberikan bahan pengawet yang akan membuat daging karkas yang busuk seolah-olah menjadi terlihat seperti karkas segar meski tidak semua pebisnis berlaku curang.

Baca Juga : Bagian – Bagian Karkas Ayam yang Sering Dibutuhkan Konsumen

Untuk melindungi pebisnis maupun konsumen, berikut adalah ciri karkas sehat yang wajib diketahui:

  1. Tekstur Daging

Cara memilih dan membedakan karkas daging ayam sehat yang pertama adalah lihatlah dari tekstur dagingnya. Dari tekstur ini akan diketahui seperti apa kondisi daging yang masih segar, mana yang sudah rusak, dan mana yang sudah di rekondisi (diberikan pengawet dan bahan berbahaya). Untuk daging karkas yang masih segar teksturnya kenyal namun tidak terlalu kenyal, pori-pori dagingnya masih terlihat dengan jelas. Sedangkan daging karkas yang kondisinya sudah tidak bagus teksturnya saat disentuh akan terasa lengket dan ketika ditekan tekstur daging tersebut akan mudah hancur. Hal tersebut diakibatkan oleh mikroba yang sudah masuk ke dalam daging yang mana membuat proses pembusukan sedikit demi sedikit. Sedangkan kondisi daging karkas yang di rekondisi adalah tekstur daging tersebut sangat kenyal, bahkan jika diperhatikan lebih jauh pori-pori daging tersebut tidak terlihat.

  1. Serat

Karkas ayam yang sehat juga terlihat dari seratnya. Serat karkas ayam sehat utuh dan jika ditekan tidak akan mudah rusak. Daging karkas yang sudah busuk seratnya sudah lembek akibat proses pembusukan oleh mikroba. Sedangkan daging karkas yang sudah di rekondisi seratnya tidak akan terlihat.

Baca Juga : Cara Pengolahan Daging Karkas Frozen yang Benar

  1. Bau

Bau daging karkas yang sehat amis dan khas daging. Untuk daging karkas yang sudah busuk baunya akan busuk dan menyengat, sedangkan daging yang sudah di rekondisi tidak ada baunya sama sekali bahkan lalat pun tidak mau mendekat ke daging tersebut.

  1. Warna Daging

Cara memilih dan membedakan karkas daging ayam sehat terakhir adalah dilihat dari warna dagingnya. Warna daging karkas yang sehat putih sedikit kekuning-kuningan, sedangkan karkas yang kondisinya busuk warnanya menghitam atau lebih gelap dibandingkan dengan karkas sehat, dan karkas yang sudah di rekondisi warnanya cenderung putih pucat.

Mencegah Daging Karkas Cepat Membusuk

Supaya tetap bisa dikonsumsi daging karkas harus diberikan penanganan yang baik supaya tidak mudah membusuk. Untuk daging karkas segar tidak boleh berada di suhu ruangan terlalu lama, jika di suhu ruang sudah terlalu lama karkas bisa dimasukkan ke ruangan dingin kurang lebih 24 jam, setelah itu bisa diubah menjadi karkas beku. Selain itu jika memang tidak akan segera diolah jangan simpan daging setelah dicuci karena akan memudahkan pembusukan dan hindari merendam daging dengan air terlalu lama.

Hanya daging karkas yang sehat dan segarlah yang bisa memberikan nutrisi dan manfaat kepada orang yang mengonsumsinya. Oleh sebab itu mulai saat ini bersikap selektif terhadap daging yang akan dikonsumsi dengan melakukan beberapa tips memilih dan membedakan karkas daging ayam sehat seperti yang disebutkan di atas.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *