Rahasia Ternak Ayam Bangkok Sukses bagi Pemula

ternak ayam bangkok

Ada banyak cara untuk membuat sebuah ternak ayam bangkok sukses. Ayam bangkok sendiri banyak menjadi pilihan untuk di budi dayakan karena selain memiliki nilai lebih dari segi fisik, ayam jenis ini bisa sangat menguntungkan jika dijual dagingnya. Dari segi fisik, tentu bukan hal baru jika kontes ayam bangkok sering kali di adakan di berbagai daerah. Nilai yang diperlombakan mulai dari jenisnya, warna bulunya, hingga bentuk tubuhnya. Sedangkan jika dijual sebagai ayam konsumsi, maka ayam bangkok yang sudah dewasa bisa memiliki bobot jauh lebih berat dibandingkan dengan ayam kampung lainnya. Nah, jika anda berminat untuk memulai bisnis ternak ayam bangkok ini, berikut adalah cara ternak ayam bangkok sukses bagi pemula.

Niat

Sebuah bisnis selalu berawal dari niat. Begitu pula bisnis ternak ayam bangkok ini. anda perlu menentukan alasan sekaligus tujuan anda untuk terjun dalam bisnis ini. Jika anda sudah mantap untuk menjalankan bisnis ini, maka tidak alasan bagi anda untuk bermalas-malasan di tengah perjalanan bisnis nantinya. Dengan disertai niat dan tekad yang kuat, maka urusan mengurus ayam menjadi ringan dan mudah dikerjakan. Anda juga menjadi tidak mudah menyerah jika memang ditemukan kendala di tengah bisnis anda. Niat jugalah nantinya yang memicu anda untuk terus belajar dan belajar untuk meningkatkan pengetahuan anda seputar ternak ayam bangkok ini.

Baca Juga : Tips Ternak Ayam Bangkok untuk Pemula

Modal dan Kandang

Selanjutnya jika niat dan tekad anda sudah kuat, maka saatnya untuk mulai memikirkan modal sekaligus kandangnya. Bagi anda yang baru terjun dalam bisnis ini, disarankan untuk tidak langsung membeli ayam bangkok dalam jumlah banyak. Mengapa demikian? karena anda perlu penyesuaian untuk mengetahui apa makanan yang tepat untuk ayam bangkok, bagaimana kebiasaannya, dan lain-lain. Selain itu tentu saja modal yang dikeluarkan juga bisa diminimalisir.

Sedangkan untuk kandangnya, anda hanya perlu membuat kandang umbaran dengan ukuran 4 X 5 meter saja. Kandang tersebut sudah bisa anda isi dengan 7 ayam betina sekaligus 1 ayam bangkok penjantan. Jangan terlalu lebar dalam membuat kandang umbaran karena selain makan banyak tempat, umbaran penjantan juga menjadi kurang efektif. Sedangkan untuk jenis kandang masing-masing, anda bisa menyiapkan kandang jenis box atau paling tidak harus ada pemisah antar satu penjantan dengan penjantan lain. hal tersebut untuk menghindari perkelahian yang memang sudah menjadi sifat alami ayam bangkok.

Bibit Ayam Bangkok Unggul

Dalam dunia ayam bangkok, ada dua jenis bibit ayam yang bisa anda dapatkan. Kedua jenis tersebut kembali lagi kepada tujuan anda untuk membudidayakan ayam bangkok. Apakah anda menginginkan ayam bangkok aduan atau hanya ingin dimanfaatkan dagingnya saja. Tentu saja kedua jenis tersebut memiliki harga yang berbeda. Itulah mengapa anda harus benar-benar cermat menghitung modal anda di langkah yang kedua tadi. Jika anda memilih bibit ayam bangkok aduan yang sudah punya nama, maka bisa dipastikan harganya juga mahal. Namun jika anda lebih mengutamakan besarnya ayam serta dagingnya, maka harga bibitnya juga lebih murah.

Pakan

Membesarkan ayam bangkok sebenarnya tidak cukup jika hanya memberikan pakan yang bergizi saja. Ayam bangkok juga perlu mendapatkan perawatan yang nantinya akan membentuk fisik ayam itu sendiri. Namun untuk permulaan, anda bisa mulai dengan memberikan pakan ternak ayam yang teratur. Usahakan untuk memberi pakan ayam setiap pukul setengah 6 pagi karena itu adalah saat di mana ayam masih segar-segarnya. Dan untuk sore hari, berikan pakan pada pukul 5 sore. Jam tersebut sangat efektif karena setelah lewat pukul 5, ayam akan tertidur dan pakan yang diberikan sebelumnya secara maksimal bisa menjadi daging.

Baca Juga : Pakan Ternak Ayam Bangkok Aduan Paling Bagus

Nah, itulah rahasia ternak ayam bangkok sukses bagi pemula yang bisa anda ketahui. Semoga bermanfaat.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *