Apa Saja Komponen Karkas Ayam? Simak Penjelasan Lengkapnya Di Sini!

jenis karkas ayam

Sudah bukan menjadi rahasia lagi jika karkas ayam menjadi kebutuhan pokok ibu rumah tangga maupun untuk kebutuhan bisnis kuliner. Sehingga selama masyarakat masih menyukai ayam dan olahan makanan menggunakan bahan dasar ayam, bisnis ini akan tetap menggiurkan. Untuk menggeluti bisnis karkas ayam yang baik dan benar penting bagi peternak untuk tahu apa saja komponen yang menyusun karkas ayam tersebut. Tujuan pemahaman atau pengetahuan komponen karkas ayam ini berguna untuk bagaimana memberlakukan karkas ayam tersebut dengan baik supaya komponennya tidak rusak. Lalu apa saja komponen karkas ayam tersebut? simak penjelasannya berikut ini:

Otot

Komponen karkas ayam yang pertama adalah otot. Otot ini merupakan komponen yang penting bagi ayam karena digunakan sebagai penggerak tubuh ayam. Daging karkas yang sehat pun  terlihat dari ototnya dimana berwarna biru agak kehijau-hijauan, sedangkan daging karkas yang kondisinya sudah tidak bagus ototnya berwarna sedikit kehitam-hitaman. Penanganan karkas yang salah akan membuat otot ini menjadi rusak contohnya adalah ayam yang disembelih dengan cara yang salah akan membuat otot dan pembuluh darah di leher menjadi rusak.

Tulang

Tulang adalah komponen karkas ayam yang paling berpengaruh dalam bobot karkas. Hal itu dikarenakan semakin berat dan besar tulang ayam maka semakin berat pula bobot daging karkas ayam tersebut.  Meski begitu untuk jenis daging fillet dijual tanpa tulang yang mana jenis daging tersebut sering dijadikan sebagai bahan untuk steak, sate, dan masih banyak lagi lainnya. Penanganan daging karkas yang salah akan menyebabkan tulang ini menjadi rusak seperti teknik fillet dan juga pemotongan daging ayam yang salah.

Baca Juga : Pengertian dan Kriteria Karkas Ayam yang Baik

Lemak

Lemak menjadi komponen daging karkas ayam juga mempengaruhi rasa dan berat dari daging karkas ayam tersebut. Lemak ini biasanya ada di bawah lapisan kulit berwarna putih sedikit kekuningan. Semakin tebal lemaknya maka semakin gurih rasa daging tersebut. Supaya lemak tidak rusak penanganan ayam saat dijadikan karkas harus lebih hati-hati. Selain itu saat melakukan fillet daging juga harus menggunakan teknik yang benar supaya tidak banyak lemak yang tercecer.

Kulit

Komponen karkas ayam selanjutnya adalah kulit. Semakin tebal kulitnya maka semakin berat bobot karkas ayam tersebut. Kulit ini akan menjadikan daging karkas ayam memiliki cita rasa yang gurih saat diolah, selain itu pada lapisan bawahnya terdapat lemak ayam. Kulit ini akan rusak jika peternak tidak tahu bagaimana pemotongan karkas yang baik dan benar, tidak hanya itu saja kulit ayam juga rusak jika teknik filletnya tidak benar.

Seperti Apa Komponen Ayam yang Masih Bagus?

Setelah peternak tahu apa saja komponen karkas ayam, penting bagi peternak untuk tahu seperti apa komponen ayam yang kondisinya tidak bagus. Semua komponen karkas ayam yang kondisinya tidak bagus lagi akan mengeluarkan bau busuk dan dipenuhi dengan lalat. Selain itu tekstur komponen yang sudah rusak atau basi saat disentuh akan terasa lengket dan terasa ada lendir yang menempel pada komponen tersebut. Selain itu dari segi warnanya pun berbeda dimana komponen ayam yang sudah tidak bagus warnanya lebih gelap dibandingkan dengan yang kondisinya masih bagus misalnya saja kulit yang segar warnanya akan putih sedikit kekuningan, sedangkan yang sudah busuk warnanya akan lebih gelap kehitaman atau ungu gelap.

Sebagai peternak sebaiknya tidak hanya tahu apa saja komponen karkas ayam tersebut tapi juga harus tahu bagaimana cara memperlakukan komponen tersebut dengan baik supaya tidak mudah busuk atau basi.

Baca Juga : Cara Meningkatkan Kualitas Karkas Ayam Broiler

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *